Minggu, 23 Juni 2013

Kegiatan Liburan

2 komentar
Setiap hari liburan datang pasti semua orang merasa senang. Tapi, masalahnya kalau sudah didalam lingkaran hari liburan. Selalu saja ada perasaan bingung dengan apa yang ingin dikerjakan. Entah dengan sahabat semua, apakah sama dengan saya sering merasa bingung kalau sedang dalam hari- hari penuh kekosongan rutinitas? Sama kah?

Kalau di pikir- pikir, bisa saja sih jalan- jalan/ travelling. Tapi kan masa liburan dipakai travelling mulu sih? kantong bisa kering kerontang dong. Hahaha. Bisa saja dengan mempersiapkan untuk rutinitas yang akan di lakukan kembali sesudah liburan. Memilah- milah data ataupun berkas yang tak perlu, memprsiapkan alat tulis, catatan baru, buku baru (yang satu ini nih sebenar nya yang lumayan seru, buku baru! Apalagi untuk ana sekolah seperti saya ini) atau yang lain nya. 

But hey, what something that I can to do beside all of that?
lets thinking... :)


Sebenar nya kalau istirahat sudah (ya... biasa nya kan sehabis menghabiskan waktu rutinitas berminggu- minggu lama nya pastilah ingin ber 'leha-leha' sejenak merenggangkan otak...hihihi), mempersiapkan semua hal yang berhubungan dengan rutinitas yang akan datang sudah (Termasuk beres- beres kamar lho ya... Masa sudah mau mulai sesuatu yang baru kamar masih seperti kapal pecah? Semangat baru nya nanti luntur dong pas liburan usai...), ada hal yang bisa dikerjakan juga ya.


Seperti menyalurkan hobi atau mungkin hasrat terpendam yang tak sempat di lakukan saat hari biasa nya.
Yup, yang satu ini nih yang biasa nya engga terlalu bisa dilakukan secara intens saat hari- hari biasa. (terutama seperti orang seperti saya yang masih kacau dalam pengaturan waktu..hahaha). Sewaktu liburan sekarang nih, bisa banget dilakukan secara lebih mendalam dan meluas. 



Lalu, kira- kira apa lagi ya yang bisa dilakukan selain yang tadi? :)


-FN-
23.03.13

Selasa, 11 Juni 2013

Dermaga Rasa

8 komentar
Air laut sore ini terlihat sedang tenang. Kapal- kapal penuh warna yang tertambat di dermaga ini seakan sedang tertidur, beristirahat dari perjalanan panjang nya. Sama seperti diri ku saat ini. Aku baru kembali dari Surabaya tadi pagi, dan langsung pergi ke dermaga ini. Dermaga   tempat ku menambatkan kenangan bersama seseorang. Seseorang yang selalu senang menatap kapal-kapal yang sedang berlabuh.


Aku mendekatkan diri ke tepian, menatap air laut kebiruan yang sedang dipermainkan cahaya senja. Wajah ku ikut merona merah. Entah karena aku ikut dipermainkan oleh warna cahaya senja, atau karena berlian yang terus jatuh dari pelupuk mata ku beberapa hari ini. Dermaga hati ku kini telah sepi. Dermaga ku yang dulu selalu di kunjungi nya. Aku merasa senyuman nya yang manis masih ada disini. 
Namun kenyataan nya senyum nya telah hanyut bersama ombak yang menerpa dermaga ku.



Kini dermaga diri nya  sudah lenyap menjadi abu. Aku kehilangan tempat berlabuh. Saat dermaga diri nya mulai lenyap. Ia memberikan ku amplop berwarna biru laut. Ada tulisan tangan nya yang menawan di amplop itu. ' Ambil surat cinta dari dalam amplop ini ketika dermaga ku benar- benar lenyap.'  Dan kini, adalah saat nya aku membuka amplop biru laut ini. Persis seperti apa yang ia inginkan. Aku buka perlahan amplop itu, lalu ku ambil secarik kertas putih di dalam nya.  



Untuk Kapten Bhirawa,
Sang penakluk lautan hatiku.

Aku tahu kau pasti akan datang. Dan melihat aku pergi bersamaan dengan lenyap nya dermaga ku. Tolong kapten, jangan merasa kehilangan tempat berlabuh. Karena,Aku telah berlabuh didalam hati mu selama nya. Cinta ku takan lenyap walau dermaga ku telah hilang.  

Aku selalu ada. Ketika kau ada.

Salam manis,
Kayle Earwine 


-FN-
11.06.13

Note:

Sabtu, 18 Mei 2013

Perjalanan

1 komentar
Kalau sedang dalam suatu perjalanan. Kadang kita tak pernah tahu apa yang sedang menanti didepan. Apa yang ada didepan seperti suatu hal yang akan menghentakan hati kita.
Bisa melambungkan diri kita jauh di atas angkasa.
Atau menjatuhkan kita sampai ke perut bumi yang terdalam.

Dalam perjalanan, kadang kita berharap-harap cemas dengan apa yang akan terjadi kedepan. Secara manusiawi, pasti kita akan berharap yang setinggi- tinggi nya dan yang terbaik. Namun, tidak jarang hanya deras rasa kecewa yang mengalir didalam tubuh pada akhir nya.

Melihat kebelakang untuk memastikan apakah kita akan melakukan kesalahan yang sama atau tidak seperti nya tak apa. Daripada hanya terjebak dalam dunia kini dan esok. Seperti bercermin mungkin.
Ya, persepsi setiap orang berbeda- beda.

Ketika apa yang kita damba- dambakan ternyata hanya sekedar picisan kosong. Yang lebih parah nya lagi malah sudah menjadi songgokan sampahdi pinggir jalan yang kita lalui. Hati terasa terdesak, oleh berbagai macam rasa yang dialirkan jantung keseluruh tubuh. 

Minggu, 05 Mei 2013

Cat Bank

2 komentar
Dan akhir nya kembali lagi.
Ehm, 

Jarang- jarang seperti nya saya membahas tentang hal ini. Sekarang saya lagi ingin bercerita tentang uang. Yup, this is about money! Maybe this theme have relation with some song from Jessie J, 'Price tag'. Ada sedikit hubungan juga dengan beberapa teori ekonomi seperti nya. #uhuk

Ada yang bilang (Lebih tepat nya buku yang bilang, eh..penulis nya ding) bahwa tabungan atau saving itu adalah sisa dari pendapatan kita yang tidak terpakai. Yang nama nya 'sisa' paling berapa sih? ibarat kalau pendapatan kita seratus ribu. Paling yang ditabung hanya sekitar dua puluh ribu. Malah kadang kurang.