Galaksi 1
Biru
menghela nafas. Senyum masih tersemat di bibir nya. Minggu yang melelahkan
akhir nya selesai juga. Walau sebenar nya masih bersisa satu hari lagi. Tapi
Biru tak peduli lagi dengan buku- buku pelajaran yang ada di lemari nya.
Ia berjalan
ke rak novel yang ada di kamar nya, dari ujung sampai ke ujung penuh sesak
dengan novel- novel. Rak coklat yang cukup tua itu masih cukup menampung
beberapa buku lagi. Biru sangat senang sekali dengan model rak nya yang simple, dengan beberapa lukisan motif di setiap sudut nya.
Ia mengambil satu novel berwarna oranye, ada inisial
seorang penulis dan judul di batang buku
itu.
“DEE madre”
Ia mengambil novel itu, lalu ia berjalan menuju teras.
Tempat ia biasa membaca novel. Sesampai nya di teras, ia lalu duduk di kursi
itu. Dan setelah mendapatkan posisi yang enak, ia mulai membuka lembaran novel
itu.
Biru
menendengar langkah seseorang mendekati pintu, ia menutup sejenak novelnya. Lalu
menoleh ke belakang.
