Minggu, 27 Oktober 2013

Abstrak

1 komentar
Ada yang bilang, kalau hidup ini bagai roda berputar. Kadang kita berada di atas, bisa melihat orang- orang jauh di atas langit entah dimana. Atau, menjadi orang yang terjerembab kedalam tanah jauh didalam bumi.

Entah kenapa banyak hal yang saya sadari akhir- akhir ini. 

Persaingan, adalah hal yang biasa dalam hidup. Tapi ada kala nya ketika kita kalah dalam sebuah pertarungan dalam hidup, ada perasaan tak enak yang menyerang hati. Cukup menyesakan. Jujur saja, apa rasa nya ketika kita berada di bawah orang lain ketika kita sudah lama berada di atas banyak orang?

Ataukah mungkin, sebenar nya saya terlalu merasa "besar". 

Seperti sebuah tamparan secara tiba- tiba, saya seakan disadarkan dari buaian situasi yang mengekang pandangan saya. Saya menyadari bahwa banyak hal yang tidak dimiliki oleh kita, dimiliki oleh orang lain. Tapi ada juga suatu hal yang hanya dimiliki oleh diri kita sendiri. Terkadang kalau terlalu sering melihat ke atas, kita akan merasa menjadi seseorang yang terjerembab didalam gelap nya perut bumi. 

Padahal, kalau kita sedikit saja memalingkan pandangan kita kebawah, kita tidak berada di situasi yang sesuram itu. 

Walau mungkin saja kalau kita berada didalam sebuah lingkungan yang unik, kita menjadi lupa untuk melihat ke "sisi" yang lain yang ada didalam hidup kita. Banyak orang yang sebenar nya memiliki kekuatan yang hebat, tapi tidak menyadari nya karena tidak memandang sisi yang lain dari hidup ini. Sehingga merasa berada di dalam bumi. 

Banyak orang hebat, semakin ketat persaingan. 

Tidak apa- apa juga sebenar nya, malah makin banyak orang yang bersaing akan semakin memacu diri kita untuk lebih lagi dalam melakukan sesuatu. 


Kalau ditanya kenapa tiba- tiba saya menjadi menulis topik yang seperti ini. Jawaban nya sederhana,

Terlalu banyak perasaan yang ada didalam hati saya. 
Semua nya campur aduk menjadi satu. 
Akhir nya menjadi tak berbentuk sama sekali.

Mari nikmati masa yang sedang kita jalani karena ia takan pernah kembali lagi.
Dan perjuangkan semua mimpi yang ada demi suatu masa didepan mata.

-FN-

Sabtu, 28 September 2013

Siklus Yang Ada

2 komentar
I got this picture from this site. Click me!

Selamat malam semua nya...
Akhir nya saya kembali lagi di ruangan ini ya, tempat berbagi cerita yang penuh warna. :)

Well, Akhir nya saya mendapatkan juga akhir minggu yang tenang, tampa ada kosa kata ilmiah yang harus di hafalkan, angka- angka beserta saudara- saudari nya (seperti sin,cos,tan,median, dan apalah itu), serta catatan yang penuh dengan berbagai macam materi yang harus di pahami. 

Ah, tenang dan nikmat sekali. 

Tapi, ada hal yang lumayan menyesakan dibalik kenikmatan akhir minggu ini.

Minggu, 22 September 2013

Rumah Hantu

0 komentar
Halo semua nya. Seperti nya sudah lama sekali ya saya menghilang dari peredaran dunia per-blogeran. Kalau alasan nya karena sekolah yang padat sih sebener nya engga juga. Kesempatan untuk nulis ada, hanya setiap mau memulai nya selalu bingung duluan. Hahahaha, okay. Take it easy.



Ngomong- ngomong, kemarin saya baru aja dari pensi yang di adakan oleh sekolah saya. Nama nya MPK Jaya Vara. Kegiatan tahunan yang diadakan oleh SMA Taruna Bakti (sekolah saya jelas). Seru banget deh. Saya datang ke acara nya sebener nya ke pagian.. (padahal udah siang). Acara puncak nya memang pas malam nya. Bintang tamu utama nya kalau engga salah Pure Saturday (yang jelas, saya sama sekali engga tahu band apa ini) yang kata nya sih bakal kaloborasi sama "Very Hot", group vokal dari SMA saya. 

Sabtu, 03 Agustus 2013

Dekapan Permata Hujan

2 komentar
Ketika aku melangkah kedepan. Yang ada di belakang ku perlahan menjauh. 
Ketika aku mencoba untuk mundur. Yang ada didepan ku seakan menghilang. 
Ketika aku berhenti. Aku seakan berada di ruang hampa. 
Semakin aku melangkah jauh kedepan. 
Semakin terasa jarak antara yang ada diantara kedua waktu.

Kehampaan?
Adakah harapan disaat aku merasa lenyap dari waktu?
Rasa kecewa yang datang menderu di setiap langkah ku.
Rasa senang yang datang dan pergi.
Teramu bagai pelangi sehabis hujan. 

Aku merindukan dekapan rintik hujan
Yang mendekap ku tampa ragu
Meluluhkan rasa takut dalam diri ku
Aku tak membutuhkan payung 
Aku hanya membutuhkan diri mu

Adakah permata hujan yang ikhlas mendekap ku?
Hanya yang pernah merasakan yang tahu.

-FN-
3 Agustus 2013