Tampilkan postingan dengan label pesanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesanku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2013

Selamat Tinggal

0 komentar
I get this image from some tumblr website.

Ada kala nya aku merasa menjadi seseorang yang berbahagia. Ketika  ada sebuah ruang yang tiba- tiba saja muncul. Sudah tertata rapi tampa ada yang menata.
Ada kala nya aku merasa muram, ketika ternyata ruangan yang telah ada itu luluh lantak dan hancur tak berbentuk. Entah oleh siapa.

Kini, aku hanya menatapi riak air di tepi kolam. Sembari mengingat kembali mengapa ruangan itu bisa muncul dan hancur begitu saja. Siapa yang menhancurkan? jangan tanya. Aku pun tak begitu mengetahui nya. Mungkin oleh aku sendiri, atau oleh orang lain yang menyelinap kedalam ruangan miliki itu.

Aku melukiskan berbagai macam impian fana dalam imajinasi yang sama sekali tidak nyata. Tentang hal ini dan itu yang belum pernah terwujud hngga kini. Sungguh, itu tak terlalu menyesakan. Hanya saja, mengapa tak ada satupun dari lukisan itu yang menjadi nyata?


Senin, 25 November 2013

Tujuan?

2 komentar
Halo kawan semua! 
Lagi- lahi jarang nulis di blog. Dan lagi- lagi alasan nya klasik banget. Lupa lah, ga ada waktu, dan berbagai macam alasan lain nya. 

Udah lama juga ya saya tidak bercerita tentang sekolah saya. Jadi, mari kita mulai dari sini. 

Mungkin karena saya terlalu kalem kali ya di awal- awal kelas sebelas ini, jadi berimbas pada kondisi nilai hasil belajar saya cenderung mengalami penurunan dibanding kelas sepuluh yang lalu. Kalau saya renungi lagi, ini seperti nya karena mind set saya sewaktu memulai kelas sebelas ini yang salah. 

I thought all my friends in my class are calm. 
And then, the reality is good. 
They said that they didn't understand with something, but in the reality they understand that. And that make me stay calm.

Dan akhir nya, semua hasil usaha saya sudah tercermin dari hasil nya seperti apa.
Dibilang kurang memuaskan, engga juga.
Dibilang memuaskan, engga banget malah. 

Minggu, 27 Oktober 2013

Abstrak

1 komentar
Ada yang bilang, kalau hidup ini bagai roda berputar. Kadang kita berada di atas, bisa melihat orang- orang jauh di atas langit entah dimana. Atau, menjadi orang yang terjerembab kedalam tanah jauh didalam bumi.

Entah kenapa banyak hal yang saya sadari akhir- akhir ini. 

Persaingan, adalah hal yang biasa dalam hidup. Tapi ada kala nya ketika kita kalah dalam sebuah pertarungan dalam hidup, ada perasaan tak enak yang menyerang hati. Cukup menyesakan. Jujur saja, apa rasa nya ketika kita berada di bawah orang lain ketika kita sudah lama berada di atas banyak orang?

Ataukah mungkin, sebenar nya saya terlalu merasa "besar". 

Seperti sebuah tamparan secara tiba- tiba, saya seakan disadarkan dari buaian situasi yang mengekang pandangan saya. Saya menyadari bahwa banyak hal yang tidak dimiliki oleh kita, dimiliki oleh orang lain. Tapi ada juga suatu hal yang hanya dimiliki oleh diri kita sendiri. Terkadang kalau terlalu sering melihat ke atas, kita akan merasa menjadi seseorang yang terjerembab didalam gelap nya perut bumi. 

Padahal, kalau kita sedikit saja memalingkan pandangan kita kebawah, kita tidak berada di situasi yang sesuram itu. 

Walau mungkin saja kalau kita berada didalam sebuah lingkungan yang unik, kita menjadi lupa untuk melihat ke "sisi" yang lain yang ada didalam hidup kita. Banyak orang yang sebenar nya memiliki kekuatan yang hebat, tapi tidak menyadari nya karena tidak memandang sisi yang lain dari hidup ini. Sehingga merasa berada di dalam bumi. 

Banyak orang hebat, semakin ketat persaingan. 

Tidak apa- apa juga sebenar nya, malah makin banyak orang yang bersaing akan semakin memacu diri kita untuk lebih lagi dalam melakukan sesuatu. 


Kalau ditanya kenapa tiba- tiba saya menjadi menulis topik yang seperti ini. Jawaban nya sederhana,

Terlalu banyak perasaan yang ada didalam hati saya. 
Semua nya campur aduk menjadi satu. 
Akhir nya menjadi tak berbentuk sama sekali.

Mari nikmati masa yang sedang kita jalani karena ia takan pernah kembali lagi.
Dan perjuangkan semua mimpi yang ada demi suatu masa didepan mata.

-FN-

Minggu, 23 Juni 2013

Kegiatan Liburan

2 komentar
Setiap hari liburan datang pasti semua orang merasa senang. Tapi, masalahnya kalau sudah didalam lingkaran hari liburan. Selalu saja ada perasaan bingung dengan apa yang ingin dikerjakan. Entah dengan sahabat semua, apakah sama dengan saya sering merasa bingung kalau sedang dalam hari- hari penuh kekosongan rutinitas? Sama kah?

Kalau di pikir- pikir, bisa saja sih jalan- jalan/ travelling. Tapi kan masa liburan dipakai travelling mulu sih? kantong bisa kering kerontang dong. Hahaha. Bisa saja dengan mempersiapkan untuk rutinitas yang akan di lakukan kembali sesudah liburan. Memilah- milah data ataupun berkas yang tak perlu, memprsiapkan alat tulis, catatan baru, buku baru (yang satu ini nih sebenar nya yang lumayan seru, buku baru! Apalagi untuk ana sekolah seperti saya ini) atau yang lain nya. 

But hey, what something that I can to do beside all of that?
lets thinking... :)


Sebenar nya kalau istirahat sudah (ya... biasa nya kan sehabis menghabiskan waktu rutinitas berminggu- minggu lama nya pastilah ingin ber 'leha-leha' sejenak merenggangkan otak...hihihi), mempersiapkan semua hal yang berhubungan dengan rutinitas yang akan datang sudah (Termasuk beres- beres kamar lho ya... Masa sudah mau mulai sesuatu yang baru kamar masih seperti kapal pecah? Semangat baru nya nanti luntur dong pas liburan usai...), ada hal yang bisa dikerjakan juga ya.


Seperti menyalurkan hobi atau mungkin hasrat terpendam yang tak sempat di lakukan saat hari biasa nya.
Yup, yang satu ini nih yang biasa nya engga terlalu bisa dilakukan secara intens saat hari- hari biasa. (terutama seperti orang seperti saya yang masih kacau dalam pengaturan waktu..hahaha). Sewaktu liburan sekarang nih, bisa banget dilakukan secara lebih mendalam dan meluas. 



Lalu, kira- kira apa lagi ya yang bisa dilakukan selain yang tadi? :)


-FN-
23.03.13

Selasa, 11 Juni 2013

Dermaga Rasa

8 komentar
Air laut sore ini terlihat sedang tenang. Kapal- kapal penuh warna yang tertambat di dermaga ini seakan sedang tertidur, beristirahat dari perjalanan panjang nya. Sama seperti diri ku saat ini. Aku baru kembali dari Surabaya tadi pagi, dan langsung pergi ke dermaga ini. Dermaga   tempat ku menambatkan kenangan bersama seseorang. Seseorang yang selalu senang menatap kapal-kapal yang sedang berlabuh.


Aku mendekatkan diri ke tepian, menatap air laut kebiruan yang sedang dipermainkan cahaya senja. Wajah ku ikut merona merah. Entah karena aku ikut dipermainkan oleh warna cahaya senja, atau karena berlian yang terus jatuh dari pelupuk mata ku beberapa hari ini. Dermaga hati ku kini telah sepi. Dermaga ku yang dulu selalu di kunjungi nya. Aku merasa senyuman nya yang manis masih ada disini. 
Namun kenyataan nya senyum nya telah hanyut bersama ombak yang menerpa dermaga ku.



Kini dermaga diri nya  sudah lenyap menjadi abu. Aku kehilangan tempat berlabuh. Saat dermaga diri nya mulai lenyap. Ia memberikan ku amplop berwarna biru laut. Ada tulisan tangan nya yang menawan di amplop itu. ' Ambil surat cinta dari dalam amplop ini ketika dermaga ku benar- benar lenyap.'  Dan kini, adalah saat nya aku membuka amplop biru laut ini. Persis seperti apa yang ia inginkan. Aku buka perlahan amplop itu, lalu ku ambil secarik kertas putih di dalam nya.  



Untuk Kapten Bhirawa,
Sang penakluk lautan hatiku.

Aku tahu kau pasti akan datang. Dan melihat aku pergi bersamaan dengan lenyap nya dermaga ku. Tolong kapten, jangan merasa kehilangan tempat berlabuh. Karena,Aku telah berlabuh didalam hati mu selama nya. Cinta ku takan lenyap walau dermaga ku telah hilang.  

Aku selalu ada. Ketika kau ada.

Salam manis,
Kayle Earwine 


-FN-
11.06.13

Note:

Sabtu, 18 Mei 2013

Perjalanan

1 komentar
Kalau sedang dalam suatu perjalanan. Kadang kita tak pernah tahu apa yang sedang menanti didepan. Apa yang ada didepan seperti suatu hal yang akan menghentakan hati kita.
Bisa melambungkan diri kita jauh di atas angkasa.
Atau menjatuhkan kita sampai ke perut bumi yang terdalam.

Dalam perjalanan, kadang kita berharap-harap cemas dengan apa yang akan terjadi kedepan. Secara manusiawi, pasti kita akan berharap yang setinggi- tinggi nya dan yang terbaik. Namun, tidak jarang hanya deras rasa kecewa yang mengalir didalam tubuh pada akhir nya.

Melihat kebelakang untuk memastikan apakah kita akan melakukan kesalahan yang sama atau tidak seperti nya tak apa. Daripada hanya terjebak dalam dunia kini dan esok. Seperti bercermin mungkin.
Ya, persepsi setiap orang berbeda- beda.

Ketika apa yang kita damba- dambakan ternyata hanya sekedar picisan kosong. Yang lebih parah nya lagi malah sudah menjadi songgokan sampahdi pinggir jalan yang kita lalui. Hati terasa terdesak, oleh berbagai macam rasa yang dialirkan jantung keseluruh tubuh. 

Sabtu, 27 April 2013

New Style!

7 komentar
Minggu yang penuh dengan ulangan ini berakhir juga ya... Alhamdulillah...
Walau sebenar nya minggu depan juga masih ada beberapa pelajaran yang ulangan... :(

Ah, bawa santai saja lah. 

ehm, 
Ngomong- ngomong, udah lama juga ya saya tidak me-review mengenai cerita saya di sekolah. Oke, sekarang saya akan bahas itu.
Semester dua ternyata tinggal menghitung minggu (kalau engga salah tinggal lima minggu menuju UAS..huehuehue). Yang berarti, kertas peminatan jurusan telah beredar. Hanya ada dua pilihan penjurusan, IPA dan IPS. Denger- denger sih, angkatan saya ini adalah angkatan terakhir kurikulum penjurusan IPA/IPS. Anak kelas sepuluh selanjut nya, akan memakai kurikulum 2013.

Yang kata nya sih enak banget, bisa milih pelajaran. :)
Sempet baca juga sih, kata nya di kurikul 2013 itu akan ada 3 kelompok pelajaran wajib (IPA,IPS, dan bahasa kalau tidak salah). Dan sisa nya boleh milih. Jadi sistem peminatan gitu deh. Tapi masih belum tentu juga apakah benar- benar akan di implementasikan pada tahun ajaran selanjut nya atau tidak. 


Minggu, 10 Februari 2013

Jalan Dihadapan Ku

5 komentar
Image I got from this site! klik it!

Sekarang, jalan sudah seperti kerajaan tampa nama. Sebuah kerajaan yang sangat terselubung. Dimana raja- raja nya berkeliaran disana. Persis, dengan kendaraan mereka.


Saya juga sebenar nya tidak mengerti kenapa bisa- bisa nya ada orang yang merasa bahwa jalan miliki mereka sendiri. Seakan jalan yang ramai dan sangat penuh, bagaikan sebuah jalan mati yang lengang. Mereka pun seakan memiliki jiwa  cadangan. Kalau- kalau mereka tak berhasil melalui jalan.


Trotoar, sekarang lebih mirip dengan kayu bambu yang di tidur kan. Yang melewati nya seakan harus menjaga keseimbangan agar tidak jatuh. Tak hanya itu, pohon sudah bagaikan arena halang rintang bagi pejalan kaki. Dan... yang lebih menggelikan lagi. Ada saja orang yang meletakan pot besar di tengah trotoar. Niat nya mau memperindah kali ya... Tapi itu malah menjadi arena olah raga baru.... 

Sabtu, 10 November 2012

Detak Merah Putih

9 komentar

Ketika aku memandang langit
Aku seakan mendengar desahan lembut
Dari sebuah lubuk yang kotor
“Hai kawan Lama!”


            Sekira nya aku mengetahui bahwa ranah kekuasaan yang sanagt luas telah digerogoti oleh sekumpulan lubuk kotor yang ganas. Seperti hal nya virus yang terus berinduk pada sel dan membunuh nya seketika. Kekuasaan seakan membuat Hidung- hidung mancung yang menjijikan itu bernafsu dengan sampah dunia.



Aku, yang setiap hari mendengar rintihan  yang mereka keluarkan di setiap momen, di setiap saat mereka ingin menjilat kaki- kaki orang borjuis yang bodoh. Rasa nya ingin sekali pergi meninggalkan tanah yang telah ternoda dengan orang- orang jelmaan lintah.

Tak berperasaan. 

Dengan berjuta topeng yang mereka miliki, mereka seakan sangat alim dimata manusia.



Sabtu, 20 Oktober 2012

Rasa Yang Bersembunyi

11 komentar

Image from google :)

Cukup sering ya seperti nya saya menemukan 'rasa'. setiap saya bertemu dengan nya, dia selalu bersembunyi. Seakan dia malu bertemu dengan saya.



 Entahlah, mungkin karena akhir- akhir ini saya sedang mengagumi sayap- sayap bintang yang ada dilangit. Daya sensitifitas saya terhadapt sebuah tulisan kok kaya nya semakin aneh aja ya. Oke, tentang sayap- sayap bintang di langit akan saya bahas nanti. Bisa panjang deh nanti kalau disatukan di tulisan ini :) *ngeles mode on

Jujur ya, saya senang sekali kalau bisa bertemu dengan 'rasa' yang pemalu. Bersembunyi. Seakan ia ingin saya temui namun tak ingin bertemu dengan saya. Ia sering saya temukan disetiap tulisan yang ditulis semua orang. Selalu ada 'rasa'. Nyata namun tak tampak. Seperti nama nya, ia harus dipahami.

Dia adalah jiwa dari penulis yang tertuang dalam tulisan. Entahlah, saya merasa perasaan seseorang dapat tergambar dalam tulisan yang ia buat. Perasaan saat ia sedang merangkai kata dalam berbagai perasaan. Senang, sedih, perih, sendiri, konflik, dan semua tentang kehidupan ada disana.



Hal ini pula kadang yang membuat saya ingin mengobrol dengan penulis nya. 
Hal ini pula yang membuat saya semakin senang dengan dunia tulis menulis. Dunia dimana semua fikiran dan rasa seseorang daapat tersalurkan dengan bebas dan riang. Tampa beban, lepas seperti burung- burung yang terbang diangkasa.


Setiap rasa, ada yang dapat dibagikan.
Ada juga yang tidak.


Thats rule of writting I think :)


With the dark night and star on the sky..

-FN-



Sabtu, 15 September 2012

Benteng Pertahanan

7 komentar
Image from tumblr

Ini bukan sekedar tentang pertahanan. Bukan seberapa kuat kita menahan serangan yang terus menyerbu tampa henti. Tapi, ini soal bagaimana kita berteman dengan waktu untuk dapat saling mengerti.
Rutinitas yang berulang- ulang dalam jangka waktu yang lama bisa di pastikan bisa membuat seseorang jenuh. Sama seperti benteng dari sebuah kastil kerajaan, kalau di serang terus menerus pasti lama- lama akan hancur juga.

Inilah kenapa perlu nya melupakan. Bukan melupakan secra gamblang. Tapi, melupakan untuk sejenak. Memikirkan hal yang sama berulang kali bisa membuat pikiran jenuh berkepanjangan. Dan itu juga yang pernah saya alami.

Pembuka

1 komentar
Ah, agak menyebalkan sebenar nya. Di awal yang baru ini saya agak kesulitan meimilih topik apa yang ingin dibahas di ruangan ini. Sehingga, saya selalu menyalahkan waktu yang tak bersalah. Menyangka bahwa waktulah yang membuat saya tak bisa menulis. Padahal, waktu selalu memberikan ruang nya untuk melakukan sesuatu.

Sebenar nya, sudah sejak beberapa minggu yang lalu saya sudah merencanakan untuk menulis blog di akhir mingggu. Namun setelah duduk manis di depan laptop saya tak kunjung dapat hal yang asik untuk di tuliskan. Hiah. Gimana sih nih. 
Dan satu lagi, saya masih agak bingung mengatur waktu. Masih dalam penyesuaian jadwal baru. 

Yup, sekarang saya sudah tidak pakai baju putih biru lagi. Tapi... Sudah putih abu- abu! yay! Kehidupan baru dengan rutinitas baru. :)

Salam hangat sahabat semua. 
Saya masih ada di dunia per-bloggeran lho. Don't forget me guys!

-Fizi-

Jumat, 17 Agustus 2012

Wayne

0 komentar
Wayne, lelaki itu duduk di kursi yang ada di taman kota itu. Menunggu seseorang yang mungkin tak akan datang. Akan datang, ke tempat dimana ia duduk saat ini.
Wayne, ia membuka note yang ia bawa kemana pun ia pergi. Lalu ia ambil pulpen hitam. Ia goreskan tinta di atas note itu.
Wayne, Hanya berharap orang yang ia tunggu akan datang saat itu juga. Penantian yang panjang. Namun masih belum menghasilkan apapun.
Wayne, mencoba menuliskan sebait puisi untuk orang yang tak pernah datang. Dengan tinta yang mulai pudar karena termakan oleh waktu.



Aku memang tak pernah menemui mu, 
Namun aku tahu kita saling mengenal
Karena, di kehidupan yang lalu
Aku yakin kita sudah pernah bertemu

-W-


Wayne, Menutup note nya. Lalu menyimpan pulpen tinta hitam yang ia gunakan.
Wayne, Mencoba menghirup udara yang dingin sore itu. Berharap, seseorang yang ia harapkan datang akan menyelimuto nya dengan jaket yang harum. Harum khas yang tak akan ia lupakan.
Wayne, Mungkin termasuk golongan orang gila. Hanya menunggu dan menunggu. Tampa tahu kenyataan apakah ia akan benar- benar datang atau tidak.


Aku hanya berharap
bisa bertemu dengan orang seperti kamu
Lagi, untuk saat ini saja
Karena, aku cukup kesepian untuk engkau sapa.

Aku memang tak pernah tahu
kapan dan dimana kita pernah bertemu
Hanya saja, aku terus berharap
Aku dapat memberikan sesuatu untuk mu 


Wayne kembali menatap langit senja sore itu. Menikmati lukisan alam, sambil kembali memikirkan orang yang ia tunggu.


-Fizi-







Mungkin Hanya Sapaan

1 komentar
Agak canggung juga sebenar nya setelah hampir beberapa bulan engga nulis blog. Ironis. Padahal selama itu juga banyak hal yang bisa saya tulis. Sayang nya saya masih belum bisa melokalisir waktu. Maklum, baru masuk SMA nih. Masih penyesuaian waktu. Banyak hal yang biasa nya saya lakukan, jadi engga bisa saya lakukan beberapa minggu terakhir ini.

Hanya sedikit spaan saja sih sebenar nya yang ingin saya sampaikan untuk semua nya. Ya.."how are you guys?" dan satu lagi. "I miss your voice" :)

Kering juga ternyata hidup tampa nge-blog. Walau hanya sekedar menulis sepatah dua kata. Tapi itu juga lebih baik dari pada yang saya lakukan, menghilang. Lenyap. Hah...
Mungkin itu juga yang membuat saya suka dengan blog nya Om Budi Rahardjo. Tulisan di blog nya sederhana, singkat. Tapi mengena di hati. 

Agak menyebalkan juga, engga di blog engga di catatan saya biasa nulis. Semua nya kering kerontang seperti padang pasir. There's not the words. I just can to read and read. But not for writting. Masa peralihan mungkin. Sama seperti peralihan musim di Indonesia kali ya? Peralihan dari musim panas ke musim hujan. Kadang hujan kadang kering. Tapi untuk saya seperti nya banyak kering nya. :')


Menyedihkan...


Pengen nya sih tiap hari bisa nulis. Tapi ada aja yang bikin lupa. Niat nya aja seperti nya yang masih belum kuat. Masih harus menguatkan niat menulis itu. Mencari pemacu atau pemaksa yang bisa membuat saya lebih produktif dari sekarang.



Sapaan dari tidur panjang dan masa kekeringan yang sangat lama ini, Sapaan singkat yang sebenar nya tak begitu penting untuk di dengar dengan mata. Sapaan dari saya, bahwa saya telah kembali dari masa- masa kelam itu. Okay, I'm come back. With the new paper. With the new mind.  



Dan akan saya mulai dari malam ini. Di malam tujuh belas Agustus dua ribu dua belas. Di malam hari kemerdekaan Indonesia. Tepat pula di malam terakhir untuk melaksanakan ibadah taraweh. 


Saya kembali.



-Fizi-

Senin, 11 Juni 2012

Secangkir Kopi

9 komentar
Image from tumblr 

Ketika malam menjelang, aku kembali termenung dengan beberapa hal yang mungkin sering terlewatkan saat sedang menjalani hari. Kembali terbayang beberapa tempat..orang...maupun buku- buku yang aku baca beberapa hari ini.

Secangkir kopi mungkin bisa membuat tenggorokan ku terasa pekat lengket. Tapi itulah yang ku inginkan pada segala bayang- bayang yang baru bisa ku hampiri saat malam menjelang. Secangkir kopi, entah kopi instant atau kopi hitam pekat dengan ampas yang masih mengambang di permukaan. Bagi ku mereka tak terlalu berbeda, sama- sama bisa memberikan sensai kepekatan.

Aku memang bukan penikmat kopi, aku hanya sesekali menyicipi nya.  Tapi, apakah aku bisa membuat bayang- bayang malam itu seperti kopi yang pekat? membekas ditenggorokan?
Terkadang, ada beberapa hal yang ingin ku lakukan tapi pudar begitu saja tampa bekas. Dan secara tiba- tiba muncul lagi dalam benak ku disaat yang sangat lama. Sampai aku lupa apakah hal itu penting atau tidak.

Kamis, 07 Juni 2012

Hal Yang Terlewatkan

8 komentar
Image from Tumblr!

Malam ini saya berjalan- jalan dari satu blog ke blog lain nya untuk mendapatkan hal baru ntuk saya tulis. Saya agak tersendat saat menulis tadi. Ya, faktor internal atau mungkin memang saya yang kurang membaca jadi kurang dapat ide.

Dan akhir nya saya berlabuh di blog milik Dewi Lestari. Ya..memang sudah lama tidak update. Tapi, Blog itu seperti harta karun yang bisa di jamah oleh semua orang. Dewi lestari memang seorang pengamat yang baik. Ya..bisa terbaca kok dari tulisan nya yang selalu penuh dengan detail yang cantik.

Saya membaca beberapa tulisan nya di blog itu, hampir semua post nya penuh dengan komentar. Dan akhir nya saya sampai juga disalah satu post nya yang berjudul "Merindu Dunia Mungil". Dalam postingan tersebut Dewi Lestari menuturkan tentang beberapa permainan masa kecil nya. Mulai dari bermain 'restoran- restoranan',' koran- koranan', sampai yang paling bertahan lama kata Dewi Lestari adalah 'Orang- Orangan'.

Minggu, 03 Juni 2012

Awan Dan Angin

9 komentar
Image from Google!


Awan terus saja berdiam diri di angkasa biru. Memperhatikan para petani yang sedang memanen padi, Menertawakan tingkah anak kecil di pinggir sawah yang bermain dengan senyum di wajah mereka, dan hanya melayang- layang di angkasa tampa tujuan yang jelas.

Sampai suatu saat, datanglah angin menyerbu tempat bermukim nya awan dilangit. Awan marah pada salah satu angin yang mendorong nya. Awan sangat  terganggu oleh tingkah agresif nya angin yang selalu membuat nya berpindah- pinda tempat. Sehingga ia tak bisa memperhatikan bumi dengan santai lagi. Awan pun berseru pada angin " Hei! pergilah kau dari sini! mengganggu aku saja!" 


Angin tak memperdulikan seruan awan. Ia tetap saja dengan sesuka hati menggiring awan dari satu tempat ke tempat lain nya. Awan pun kembali berseru. 
"Kau tak bisa dengar ya! pergi menjauh lah dari diri ku!aku ingin melihat bumi dengan tenang. Tak seperti kau yang kerjaan nya menggiring aku ke segala arah entah tujuan nya kemana!"

Sabtu, 02 Juni 2012

Menanti Dan Mendapatkan

2 komentar
Image from Tumblr

Sudah dari malam kemarin timeline di twitter penuh dengan tweet- tweet galau nan tegang. Satu persatu tweet tentang hasil UN bermunculan. Mulai dari yang sudah dapat info tentang hasil sampai dengan yang galau karena masih belum tau nilai nya.

Dan saya termasuk kategori yang kedua.

Sebenar nya sih saya engga terlalu tegang juga. Hanya saja, timeline yang saya baca membuat saya jadi makin penasaran dengan nilai nya. Saya memang tipe orang yanggampang penasaran dengan suatu hal. Jadilah begitu.

Ditambah lagi, ternyata jam pembagian nilai nya agak siang. Jam sebelas! Padahal sekolah lain banyak yang jam sembilan diambil nilai nya sama orang tua. Dengar- dengar juga, ada yang dikirim dengan pos. Haduh, ga enak banget tuh yang dikirim pak pos. Tegang nya berlipat ganda. :)

Ada juga salah satu sekolah yang hanya boleh orang tua aja yang datang ke sekolah. Murid dilarang masuk. kata nyasih dicegat di pintu gerbang. Nasib. (ini hasil baca timeline twitter juga) 

Minggu, 13 Mei 2012

Suara Hati

6 komentar


Berminggu- minggu lama nya saya menulis di buku tulis saya mengenai apapun yang saya ingin tulis dan saya lihat. Entah menulis puisi, prosa, ataupun hanya sekedar catatan kecil yang tak terlalu penting.

Tapi ternyata perpindahan saya dari media menulis online dengan menulis tangan biasa menciptakan sebuah hal baru.

Sampai detik ini, ada sebuah sensai yang tak bisa saya dapatkan saat menulis secara manual dengan menulis menggunakan keyboard. Menulis tangan memang agak sedikit menguras tenaga. Apalagi untuk orang seperti saya yang gaya menulis nya suka agak ditekan, ditambah dengan pullpen yang saya pakai berujung sedikit runcing. Jadilah sudah tapak di halaman selanjut nya.

Kalau ada yang salah, saya lebih suka mencoret nya secara langsung. Memang membuat halaman yang sedang saya tulis berkurang nilai kerapihan nya. Tapi saya rasa coretan itulah yang akan menjadi "tanda" dari tulisan saya suatu saat nanti.


Minggu, 29 April 2012

The name

5 komentar
When I find the name
I found some flower obove me
And i feel, that It's talk to me
" The name has meaning like the World"

I just hear what it said to me
The puzzle of the name
It's like some problem in our life