Sabtu, 18 Februari 2012

Coffee

1 komentar
Image From Tumblr

Akhir nya saya bisa duduk tenang lagi di ruangan ini. Ruangan kita semua. Sebuah ruangan milik sahabat semua. Disinilah tempat saya berbagi cerita. Ya.. on our room..
Ruangan ini sudah lama tidak saya jenguk. Debu bertebaran dimana- mana. Ya, saya bisa merasakan nya.

Seperti biasa, saya masih mencoba untuk bisa jujur dalam menyampaikan apa yang saya sampaikan kepada kawan semua. Secara teori memang mudah untuk dipelajari, tapi jujur dalam menulis itu bukan sekedar cuap- cuap dengan topik yang tak tentu. Atau ngalor ngidul tampa arah yang jelas. Jujur menulis itu seperti kita meminum Kopi hitam, pertama aroma pekat yang menawan nya akan tercium. lalu setelah kita tergoda untuk meminum nya. Perlahan gelas kita angkat, lalu kita meniupkan angin ke atas gelas.

Setelah kopi kita teguk, ada dua rasa yang akan kita dapat. Manis dari gula yang sudah menyatu, dan sedikit pahit dari ampas kopi yang masih mengambang di permukaan. 

Seperti itu lah menurut saya.. :)

Apakah bisa apa yang saya sampaikan ini menjadi sebuah filosofi?



-FN-


Senin, 23 Januari 2012

Kisah Perputaran

5 komentar
Berjalan di atas karpet hijau yang tua
menyusuri setiap detail ruangan ini
dan aku pun baru sadar bahwa
Aku telah lama meninggalkan ruangan ini

Tersendat- sendat dalam menyampaikan asa
aku hanya bisa lepas saat tertawa saat ini
menertawai ide yang dicegat asa
bahwa aku mulai bingung dengan apa yang ingin ku sampaikan disni

Untuk kesekian kali nya
aku hanya ingin menyampaikan sebuah cerita
tentang sebuah kisah perputaran pikiran tiada henti
bahwa aku terus berputar di pelajaran tampa henti

Sabtu, 17 Desember 2011

Ruangan Ku, Adalah Ruangan Kita Semua!

6 komentar
Banyak sekali sarang laba- laba di blog saya ini. *bersih- bersih pakai sapu bulu*

Berapa minggu ya saya engga nulis blog? dua minggu? tiga minggu?
Ok, lupakan itu.

Berminggu- minggu engga nulis blog ternyata bisa berakibat Block writting gini ya. Bukan engga bisa nulis gara- gara ada tembok besar yang ngehalangin ya. Tapi, saya jadi bingung sendiri gimana cara nya menyalurkan ide- ide yang sudah bejibun di otak saya ini. Saking banyak nya ide, jadi pusing sendiri mau nulis yang mana dulu. Serba salah ya...

Engga ada ide, Bingung.
Banyak ide, lebih bingung lagi.

Jumat, 25 November 2011

Renungan Hari ini

5 komentar
Mungkin, 
Terkadang kita berfikir bahwa badai yang menerpa adalah suatu bencana yang pilu. 
Terkadang kita berfikir bahwa alunan gemericik air yang tenang itu adalah pertanda ketenangan.
Terkadang kita berfikir bahwa bola api di tangan kita akan terus melekat di tangan.
Terkadang kita berfkir bahwa saat kita terjatuh adalah saat paling menggalaukan perasaan.


Ah...  Yakinlah, Ke galauan itu pasti akan sirna. Entah oleh waktu, entah oleh hati kita. 
Perasaan akan terus mengalir dalam diri kita. 
Rasa yakin akan kemampuan diri sendiri pun perlahan- lahan pasti akan terbentuk seiring berjalan nya waktu. 
Ini bukan tentang sesuatu yang Instant. Ini tentang proses dalam kehidupan.